Senin, 09 Juni 2014

Indera Pendengaran - Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.



Nama Mahasiswa       : Putri Septiani     Nama Asisten    : Fathin Nibras
NPM                           : 17513044
Tanggal Pemeriksaan : 14 Juni 2014      Tanda Tangan Asisten :



1.         Percobaan                                : Indera Pendengaran
Keseimbangan memahami bahwa cairan endolimph dan perilimph yang terdapat pada telinga bila bergejolak antar bayang akan menyebabkan keseimbangan seseorang terganggu. Memahami bahwa keseimbangan yang terganggu mudah dikembalikan seperti sedia kala melihat adanya nistagmus.
Nama Percobaan                     : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Nama Subjek Percobaan         : Putri Septiani
Tempat Percobaan                   : Laboratorium Psikologi Faal
a.         Tujuan Percobaan        : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Untuk memahami cairan endolimph dan perilimph yang terdapat pada telinga bila bergejolak (goyang) akan menyebabkan keseimbangan seseorang akan terganggu; memahami bahwa keseimbangan yang terganggu mudah dikembalikan seperti sedia kala melihat adanya Nistagmus.
b.         Dasar Teori                  : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Gangguan keseimbangan dapat diakibatkan oleh gangguan yang mempengaruhi vestibular pathway, serebelum atau sensory pathway pada medula spinalis atau nervus perifer. Gangguan keseimbangan dapat menimbulkan satu atau keduanya dari dua tanda kardinal: vertigo – suatu ilusi tubuh atau pergerakan lingkungan, atau ataxia – inkoordinasi tungkai atau langkah. Pendekatan diagnosis. Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan orientasi tubuh dan bagian- bagiannya dalam hubungannyag dengan ruang internal. Keseimbangan tergantung pada continous visual, labirintin, dan input somatosensorius (proprioceptif) dan integrasinya dalam batang otak dan serebelum. Gangguan keseimbangan dihasilkan dari penyakit yang mempengaruhi sentral atau pathway vestibular perifer, serebelum atau sensori pathway yang terlibat dalam proprioceptif. Sebagai gangguan biasanya menunjukkan satu atau dua masalah klinik: vertigo atau ataksia. Kanalis Semisirkularis Terdapat 3 buah kanalis semisirkularis : superior, posterior dan lateral yang membentuk sudut 90° satu sama lain. Masing-masing kanal membentuk 2/3 lingkaran, berdiameter antara 0,8 – 1,0 mm dan membesar hampir dua kali lipat pada bagian ampula. Pada vestibulum terdapat 5 muara kanalis semisirkularis dimana kanalis superior dan posterior bersatu membentuk krus kommune sebelum memasuki vestibulum.
c.         Alat yang digunakan   : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Sapu tangan besar, tongkat atau batang yang bisa didirikan.
d.         Jalan Percobaan                       : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Praktikan akan disuruh untuk berdiri lalu menutup mata, kemudian asissten memutar badan praktikan 360º sampai 3 (tiga) kali pada wanita dan 5 (lima) kali pada pria lalu praktikan membuka mata kemudian berjalan ke arah depan dan kembali ke tempat asal berdiri.
e.         Hasil Percobaan                      : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Hasilnya, biasanya mengalami kesulitan untuk berjalan lurus namun hal ini normal karena cairan endolin dan perilim terganggu. Biasanya tidak terlalu mengalami kesulitan untuk berjalan lurus seperti percobaan pertama cairan endolin dan perilim mudah kembali. Hasil yang saya buktikan ialah kepala pusing mata menjadi buram dan badan terasa lemas.
f.          Kesimpulan                 : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal.
Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan orientasi tubuh dan bagian- bagiannya dalam hubungannyag dengan ruang internal. Keseimbangan tergantung pada continous visual, labirintin, dan input somatosensorius (proprioceptif) dan integrasinya dalam batang otak dan serebelum. Kesulitan berjalan lurus biasa dialami, hal ini dikarenakan cairan endolimph dan perilimph terganggu atau bergejolak. Dan pada saat percobaan kedua tidak terlalu kesulitan berjalan, karena cairan endolimph dan perilimph-nya normal kembali. Jika di putar kedua lebih pusing, maka cairan endolimp dan perilimph baru bekerja
g.         Daftar Pustaka                        : 2.2 Cara Kerja Kanalis Semisir Kulalis Horizontal. NN. (2009). Gangguan Keseimbangan. http://minepoems. blogspot.com/. 06 Maret 2010. 18.45.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar