LANDASAN TEORI
A. Pengertian Tes IQ
IQ atau Intelegent Quotient adalah nilai yang menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang berdasarkan perbandingan dengan sesamanya dalam satu populasi. Cara mengetahui tingkat IQ seseorang biasanya dilakukan melalui Psikotest yang terdiri dari berbagai metode.
Kecerdasan intelektual adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, memahami gagasan dan belajar.
Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ, merupakan usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis.
Berdasarkan definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa IQ adalah tingkat kemampuan seseorang yang mencakup penalaran, belajar, memecahkan masalah berdasarkan perbandingan yang setara dan dapat dilakukan dengan Psikotest.
B. Tujuan dari Tes IQ
Tujuan dari tes IQ adalah untuk memperoleh nilai yang dapat mencerminkan tingkat kecerdasan seseorang yang melakukan tes tersebut.
Tes IQ terdiri dari beberapa macam seperti pernyataan tertulis ataupun gambar. Seperti untuk perusahaan yang sedang merekrut karyawan baru. Faktor yang diukur adalah tipe psikologis seperti Logika Berpikir, kemampuan mempelajari temperamen dan berbagai kecakapan serta keahlian tertentu. Biasanya juga menyangkut pengukuran kemampuan fisik, kecepatan menulis atau koordinasi gerak tangan dan penglihatan.
C. Manfaat Tes IQ
a. Untuk mengukur tingkat kecerdasan seseorang.
b. Untuk melihat sejauh mana potensi yang dapat dikembangkan secara maksimal.
c. Untuk mengkreasikan antara tingkat kecerdasan dengan hasil belajar yang selama ini dicapai
d. Untuk mendeteksi kesulitan belajar yang disebabkan oleh faktor kemampuan atau faktor yang lain seperti kemalasan dan sebagainya.
e. Dapat dijadikan pertimbangan dalam menentukan jenjang pendek/panjang.
D. Analisis Tes IQ Manual dan Internet
1. Tes IQ. Tes ini melibatkan kemampuan verbal dan non verbal. Angka dan bahasa merupakan bagian dari tes ini. Biasanya contoh soal-soal ini dapat mudah didapatkan di toko buku.
Gambar 1. Ini adalah salah satu contoh tes IQ non verbal
2. Tes Kepribadian. Dalam tes ini, akan diberikan pertanyaan bagaimana mnenghadapai konflik, bagaimana bekerja sama , bagaimana solusi ketika menghadapi berbagai dilema. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat diteliti tentang seberapa jauh kemampuan seseorang dalam bekerja tim, apakah ia seseorang yang “hangat” atau tidak.

Gambar 2. Contoh tes kepribadian di internet beserta hasil dari tes kepribadian online.
3. Tes Kemampuan. Dalam tes ini, seseorang akan diuji kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dibawah tekanan yang tinggi. Apakah ia sanggup atau tidak. Biasanya tes kemampuan ini mengkondisikan seseorang dalam suasana penuh tekanan tetapi harus menyelesaikan soal dengan cepat. Bisa bentuknya angka atau permainana kata-kata. Bisa pula berupa grafik dan bentuk-bentuk tiga dimensi.
4. Tes Kreatifitas. Tes ini biasanya meminta seseorang untuk menulis atau menggambar sesuatu. Pada salah satu tes seseorang diminta melanjutkan gambar dari enam kotak yang sudah ada. Lanjutkan dengan ilustrasi yang baik semaksimal mungkin.
Perkembangan internet di dunia sudah sangat berkembang, maka dari itu penggunaan internet biasanya suka disalhgunakan. Salah satunya dengan adanya psikotes online. Psikotes sendiri merupakan tes untuk mengetahui kemampuan berfikir dan mengetahui kepribadian seseorang, yang dimana biasa dilakukan face to face atau secara langsung antara orang yang penguji dan peserta tes. Sedangkan psikotes online dilakukannya tidak secara langsung, yang dimana tes psikologi bisa diakses dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.
Dengan melalui internet, kita dapat dengan dengan mudah mengakses program-program tes psikologi yang sudah dalam internet. Salah satu dari tes psikologi online adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). MBTI merupakan instrumen yang mengukur beberapa aspek kecerdasan individu, kepribadian, bakat, dll. Tes ini bersifat gratis atau tanpa dipungut biaya. Tes ini diisi sesuai dengan diri anda, bukan berdasarkan kondisi emosi sesaat.
Dari penjelasan diatas, bisa dilihat bahwa psikotes online mempunya kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari tes psikologi secara online:
Kelebihan
|
Kekurangan
|
Dapat dilakukan dimana saja, dan kapan saja saat kita siap melakukan tes psikologi
|
Hasil tes psikologi tidak akurat
|
Hasil tes psikologi dapat langsung diketahui tanpa harus menunggu lama
|
Hasil tes psikologi bukan hasil tes sebenarnya karena telah dicoba berkali - kali
|
Dapat mengetahui jawaban yang benar dan tepat dari soal psikotes tersebut
|
Tidak dapat melakukan wawancara
|
Dapat mencoba tes psikologi berkali-kali
|
Kerahasiaan alat tes semakin terancam
|
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar