Selasa, 22 Desember 2015

Psikologi Manajemen

Psikologi Manajemen
Psikologi Sumber Daya Manusia
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah Psikologi Manajemen
Dosen Pengampu:
Rizki Intansari Nugraha

 
Disusun oleh :
Putri Septiani
17513044
3PA11
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015




BAB I

PENDAHULUAN




A. Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia

Menurut Mary Parker Follett
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaanpekerjaan itu sendiri.

Menurut Edwin B. Flippo 
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat

Menurut Marwansyah (2010:3), 
Manajemen sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial.

Manajemen Sumber daya manusia
Sering disebut juga dengan manajemen personalia. Manajemen personalia merupakan proses manajemen yang diterapkan terhadap personalia yang ada di organisasi. Menurut Flippo (1994:5), manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perorangan, organisasi, dan masyarakat.

Menurut Sastrohadiwiryo (2002) Menggunakan istilah manajemen tenaga kerja sebagai pengganti manajemen sumber daya manusia. Menurutnya, manajemen tenaga kerja merupakan pendayagunaan, pembinaan, pengaturan, pengurusan, pengembangan unsur tenaga kerja, baik yang berstatus sebagai buruh, karyawan, maupun pegawai dengan segala kegiatannya dalam usaha mencapai hasil guna dan daya guna yang sebesar-besarnya, sesuai dengan harapan usaha perorangan, badan usaha, perusahaan, lembaga, maupun instansi.



BAB II

PEMBAHASAN


 Perbedaan PSDM dan MSDM

Psikologi Sumber Daya Manusia
a.       Psikologi sumber daya manusia membahas tentang bagaimana perusahan/ organisasi berbasis pada perilaku, sikap, motivasi, dan karakter manusia ketika melakukan suatu pekerjaan
b.       Dalam psikologi sumber daya manusia membahas teori mengenai penyedian/ rekrutmen tenaga kerja, pengembangan karyawan, evaluasi kinerja, efektifitas kerja, dan analisa beban kerja, kepuasan karyawan, intervensi pengembangan organisasi, kesejahteraan karyawan, dan lain sebagainya
c.       Psikologi sumber daya manusia menganalisis bagaimana seseorang berperilaku dalam berkerja

Sedangkan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM):
a.       Pada MSDM membahas tentang perencanaan, pengaturan, pengarahan, dan pengawan terhadap sumber daya manusia dalam suatu organisasi/ perusahan sehingga mencapai tujuan tertentu
b.      Dalam MSDM membahas teori menganai teori manajemen, pengembangan organisasi, manajemen strategi, perencanaan tenaga kerja, evaluasi jabatam, manajemen karir, dan lain-lainnya.
c.       MSDM mengatur dan mengarahkan SDM pada misi perusahan, struktur organisasi, mendesain dan mengembangkan SDM dan lain sebagainya.




BAB III

KESIMPULAN


Menurut Mary Parker Follet, manajemen sumber daya manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuann organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Psikologi sumber daya manusia membahas mengenai manusia, yaitu cara memotivasi, karakteristik tenaga kerja sedangkan pada manajemen sumber daya manusia membahas mengenai perencanaan, pengorganisasan. Dalam psikologi sumber daya manusia membahas mengenai bagaimana seseorang berperilaku pada tempat kerjanya sedangkan pada manajemen sumber daya manusia membahas mengenai misi,struktur, dan mengembangkan sumber daya manusia.

Psikologi sangat erat kaitannya dengan manajemen sumber daya manusia karena membahas mengenai penempatan kerja, rotasi kerja, pelatihan dan pengembangan tenaga kerja, pengawasan kinerja, pemeliharaan, dan pengevaluasian, tanpa adanya psikologi yang menunjang sumber daya manusia dapat dipastikan akan terjadinya penurunan kinerja.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa psikologi sumber daya manusia berbeda dengan manajemen sumber daya manusia tetapi saling terkait satu sama lainnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar